You are here: Home

FASILITASI PENJEMPUTAN KORBAN TINDAK KEKERASAN FISIK

Published in PPA
Written by  02 May 2017
Rate this item
(0 votes)

Pada tanggal 23 Maret 2017,  Dinas Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur menerima Surat dar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara perihal FASILITASI PENJEMPUTAN KORBAN TINDAK KEKERASAN FISIK yang dialami oleh seorang Perempuan sewaktu menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan berkerja menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Malaysia.

Dalam hal ini Dinas Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur akan memulangkan korban ke tempat asal yaitu Kabupaten Blitar. Korban yang selama ini berada ditempat penampungan di Kota Tanjung Balai dengan kondisi yang luka yang diderita karena perlakuan majikannya.

Dan dikarenakan korban berasal dari Jawa Timur, maka Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur mengadakan koordinasi dengan Dinas terkait dengan adanya Surat tersebut.

Pada tanggal 31 Maret 2017 Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur mengundang Dinas terkait dalam rangka Fasilitasi Penjemputan Korban di Bandara Juanda Surabaya. Adapun Dinas yang diundang adalah Dinas Sosial, Disnaker dan dari PPT Provinsi Jawa Timur.

 

Dan disepakati pada pertemuan tersebut untuk menjemput korban pada tanggal 5 April 2017 di Bandar Juanda Surabaya.

Setelah dijemput dari Bandara Juanda Surabaya, korban kekerasan dengan nama SITI FATIMAH selanjutnya dibawa ke Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Provinsi Jawa Timur yang berada di RS. Bhayangkara POLDA Jatim Surabaya untuk pemulihan kondisi sebelum dipulangkan atau nantinya akan dijemput oleh keluarganya.

Sejak berada di Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) kondisi fisik dan mental korban semakin membaik dan pihak PPT juga mencari keberadaan pihak keluarga dari Ibu SITI FATIMAH. Lewat pihak ke polisian akhirnya dapat menemukan keluarga dari korban. Dan disepakati akhirnya pihak keluarga dari Kabupaten Blitar akan menjemput korban pada tanggal 13 April 2017.

Dan setelah hampir 8 hari di Pusat Pelayanan Terpadu kondisi korban semakin membaik.

Formulir Permohonan Informasi

        Download                                                                                                                          Download