You are here: Home

VALIDASI DATA KORBAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK KABUPATEN/KOTA SE JAWA TIMUR TAHUN 2017

Published in PPA
Written by  02 May 2017
Rate this item
(0 votes)

Dinas Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur     pada tanggal  23 Maret 2017 mengadakan VALIDASI DATA KORBAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK KABUPATEN/KOTA SE JAWA TIMUR TAHUN 2017

Perkembangan yang mencolok selama beberapa dasawarsa di abadke-21 ditandai dengan semakin pentingnya informasi dan pengolahan data di dalam banyak aspek kehidupan manusia. Pada saat yang sama tuntutan publik terhadap peningkatan kinerja pemerintah menjadi semakin tinggi. Pengelolaan data dan informasi yang baik pada akhirnya adalah suatu keharusan bagi pemerintah.

Dalam konteks inilah peranan data dan informasi bagi Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak  dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur dalam proses penyusunan program dan anggaran menjadi sangat vital artinya.

Data dan informasi merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pembangunan. Data dan informasi digunakan mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, implementasi sampai dengan evaluasi program atau pengukuran pencapaian kinerja pembangunan.

Dalam tahap perencanaan, data dan informasi digunakan dalam memberikan gambaran berbagai aspek kegiatan perencanaan, antara lain:

¨      Data dan informasi digunakan untuk menentukan jenis kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan nantinya;

¨      Alternatif/metode apa saja yang dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut;

¨      Seberapa besar lingkup kegiatan yang direncanakan; 

¨      Siapa saja atau apa saja yang menjadi target pelaksanaan kegiatan;

¨      Berapa waktu yang dibutuhkan dan berapa waktu yang dimilki untuk menyelesaikan kegiatan;

¨      Kapan waktu yang tepat untuk memulai kegiatan;

¨      Seberapa besar anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan;

¨      Siapa nantinya yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan tersebut; dan sebagainya.

Para pengambil keputusan atau perencana membutuhkan data dan informasi dalam rangka menyusun perencanaan terkait upaya pencapaian tujuan organisasi. Minimnya data secara kuantitas ataupun kualitas tidak akan menghasilkan analisa yang mendalam tentang suatu masalah dan tidak akan cukup kuat bila dijadikan bahan pengambilan keputusan atau perencanaan. Pemahaman atas data yang dibutuhkan serta sumber perolehan dari data tersebut, harus diidentifikasikan sebagai sesuatu yang sangat penting.

Sebagai contoh, mengenai isu yang berkembang adalah banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Jawa Timur, namun masih banyak kasus kekerasan yang belum dilaporkan atau tercatat di PPT/P2TP2A/WCC/Kepolisian.

Peran data sangat dominan baik dalam hal penyusunan program, anggaran dan kegiatan di Pemerintahan. Data sebagai pendamping, sebagai referensi yang tidak terpisahkan dari siklus penyusunan anggaran. Kita tidak bisa lagi menuangkan rencana anggaran dengan prediksi data/angka yang tidak berdasar. Kekeliruan dalam penyajian data akan berakibat fatal dalam hal perolehan anggaran baik yang bersifat mikro maupun makro, baik anggaran sektoral maupun regional. Penyelenggaraan Validasi Data Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kabupaten/Kota se Jawa Timur Tahun 2017 adalah untuk mewujudkan Datayang Up To Date khususnya Data Kasus Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak baik di lingkup  Kabupaten/Kota maupun tingkat Provinsi Jawa Timur, serta memberikan penyegaran bagi Pelaksana Pengelola Data Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten/Kota se Jawa Timur tentang betapa pentingnya data tersebut dalam rangka Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. 

Adapun para narasumber yang dihadirkan adalah :

1. Ibu Yasinta dari POLDA Jawa Timur, yang membawakan materi  Peran Unit Renakta dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak serta Pencatatan Data Kekerasan.

2. Bapak HONO (Konsultan E- Kekerasan) dari Jawa Tengah, dengan materi  Aplikasi Data Pelaporan dan Pencatatan E-Kekerasan.

3. Ibu YANTI dari PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) Provinsi Jawa Timur.

Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri dari 38 Kab/Kota diseluruh Jawa Timur.

Formulir Permohonan Informasi

        Download                                                                                                                          Download