You are here: Home

LOKAKARYA PENGUKURAN CAPAIAN INDIKATOR KOTA LAYAK ANAK PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2017

Published in PPA
Written by  02 May 2017
Rate this item
(0 votes)

Dinas Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur     pada tanggal  23 Pebruari 2017 mengadakan  “ LOKAKARYA PENGUKURAN CAPAIAN INDIKATOR KOTA LAYAK ANAK  PROVINSI JAWA TIMUR   TAHUN 2017 “

Anak merupakan bagian dari masa kini yang tidak hanya menjadi obyek dalam proses pembangunan, namun anak juga menjadi subyek yang berperan aktif didalam ikut menentukan  masa  depan  suatu bangsa. Masa anak-anak adalah masa pencarian jati diri, semua bentuk upaya pencarian jati diri anak dalam masa tumbuh kembangnya akan bermuara pada wajah bangsa dan peradaban manusia dimasa mendatang. Berbagai persoalan ekonomi, politik, sosial dan budaya saat ini berpengaruh sangat besar dalam proses tumbuh kembang anak.

Pemerintah Republik Indonesia telah mengambil langkah penting dalam upaya pemenuhan hak-hak anak dengan mengesahkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan adanya peraturan perundang-undangan ini diharapkan paling tidak akan dapat menjadi acuan yang bisa digunakan sebagai pedoman yuridis dalam memberikan pemenuhan terhadap hak-hak anak di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan bagaimana kebijakan pemangku kepentingan yaitu negara, masyarakat dan keluarga memenuhi kewajibannya terhadap hak anak.

Anak sebagai harapan masa depan bangsa haruslah mendapatkan proteksi dan perlindungan yang memadai. Banyaknya berbagai tayangan sebagai dampak dari kemajuan industri teknologi dan   informasi,   gejolak politik,   dan  beragam fenomena sosial lainnya yang kurang mendidik seperti ; tayangan yang bersifat kekerasan, kerusuhan, penculikan, perdagangan orang, pornografi dsb dikhawatirkan akan sangat mempengaruhi perilaku kaum  muda  terutama  anak dan remaja yang kemudian makin mendorong menguatnya kegiatan trafiking anak dan kejahatan asusila lainnya.

Dalam kontek pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak yang paling mendasar adalah agar Pemerintah (Kabupaten/Kota) melibatkan seluruh unsur stakeholders dan masyarakat didalam proses konsultasi untuk mencapai suatu konsensus bersama dan adanya jaminan bahwa Pemerintah juga melibatkan anak  dan  remaja   terlibat  langsung   dalam proses pembuatan perencanaan, keputusan dan pelaksanaannya.  Maka amatlah tepat manakala dalam proses pembangunan saat ini dan kedepan lebih ditekankan untuk mengakomodir kebutuhan praktis dan strategis dari anak. Sehingga dengan demikian peran anak sebagai subyek pembangunan akan dapat terwujud.

Melalui Lokakarya Pengukuran Capaian Indikator Kota layak Anak ini, setidaknya dapat menjadi acuan dari setiap unsur stakeholders untuk kembali memposisikan anak secara lebih proporsional dalam proses pembangunan. Semoga dengan kegiatan Lokakarya ini akan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya anak yang pada akhirnya akan berdampak pula terhadap kualitas sumber daya manusia generasi masa depan bangsa.

Adapun para narasumber yang dihadirkan adalah

1. Drg. ROCHENDAH SOETARMIATI,M.Kesdari Dinas P3A dan Kependudukan Prov. Jatim, yang membawakan materi  Penguatan Kelembagaan PUHA dalam mewujudkan Kab/Kota Layak Anak di Jawa Timur.

2. WINNY ISNAINIdari LPA Tulungagung, dengan materi  Telaah best practice capaian Indikator Kab/Kota Layak Anak dalam pendampingan Kab/Kota Layak Anak di Jawa Timur dari semua sektor.

3. NANANG A. CHANAN  dari     Yayasan  PLATO   Surabaya  materi yang dibawakan  Memperkuat kemitraan dalam mewujudkan Kab/Kota Layak Anak di Jawa Timur

Adapun peserta terdiri dari 38 Kab/Kota diseluruh Jawa Timur 

Formulir Permohonan Informasi

        Download                                                                                                                          Download